|
| 26. |
Sedarlah
(janganlah mengutamakan dunia dan melupakan akhirat. Ingatlah akan hal
orang yang hendak mati) apabila rohnya sampai ke pangkal kerongkong,
|
| 27. |
Dan (orang-orang
yang hadir di sisinya heboh) berkata: "Siapakah yang dapat menawar jampi
(dan mengubatnya)?"
|
| 28. |
Dan ia
sendiri yakin, bahawa sesungguhnya saat itu saat perpisahan;
|
| 29. |
Serta kedahsyatan
bertindih-tindih;
|
| 30. |
(Maka)
kepada Tuhanmu lah - pada waktu itu - engkau dibawa (untuk menerima balasan).
|
| 31. |
(Oleh sebab
orang yang kufur ingkar tidak percayakan hari akhirat) maka ia tidak mengakui
kebenaran (yang diwajibkan meyakininya) dan ia tidak mengerjakan sembahyang
(yang difardhukan mengerjakannya)!
|
| 32. |
Akan tetapi
ia mendustakan, dan berpaling ingkar!
|
| 33. |
Kemudian
ia pergi kepada keluarganya dengan berlagak sombong megah.
|
| 34. |
(Wahai
orang yang kufur ingkar!) sudahlah dekat kepadamu kebinasaanmu, sudahlah
dekat!
|
| 35. |
Kemudian
api nerakalah lebih layak bagimu, lebih layak.
|
| 36. |
Patutkah
manusia menyangka, bahawa ia akan ditinggalkan terbiar (dengan tidak diberikan
tanggungjawab dan tidak dihidupkan menerima balasan)?
|
| 37. |
Bukankah
ia berasal dari air mani yang dipancarkan (ke dalam rahim)?
|
| 38. |
Kemudian
air mani itu menjadi sebuku darah beku, sesudah itu Tuhan menciptakannya,
dan menyempurnakan kejadiannya (sebagai manusia)?
|
| 39. |
Lalu Tuhan
menjadikan daripadanya dua jenis - lelaki dan perempuan.
|
| 40. |
Adakah
(Tuhan yang menjadikan semuanya) itu - tidak berkuasa menghidupkan orang-orang
yang mati? (Tentulah berkuasa)!
|