|
| 26. |
Berlakunya
yang demikian ialah: kerana mereka berkata kepada orang-orang yang tidak
menyukai perkara yang diturunkan oleh Allah: "Kami akan patuh kepada kamu
pada setengah perkara (yang berhubung dengan menentang Muhammad dan pengikutnya)
itu"; sedang Allah mengetahui segala (perkataan dan perbuatan) yang mereka
sembunyikan.
|
| 27. |
(Kalaulah
mereka terlepas sekarang dari bencana kejahatan mereka) maka bagaimanakah
(mereka dapat menolak azab seksa) apabila malaikat mengambil nyawa mereka
sambil memukul muka dan punggung mereka?
|
| 28. |
(Kematian
mereka dalam keadaan yang buruk) itu, kerana mereka menurut (serta melakukan)
perkara-perkara yang menyebabkan kemurkaan Allah, dan mereka pula membenci
perkara-perkara yang diredhaiNya; oleh itu, Allah gugurkan amal-amal mereka
(yang baik, yang pernah mereka lakukan).
|
| 29. |
Patutkah
orang-orang (munafik) yang ada penyakit (syak, ragu-ragu) dalam hatinya:
menyangka bahawa Allah tidak sekali-kali akan mendedahkan perasaan dendam
dan hasad dengki mereka (terhadap Nabi Muhammad s.a.w dan umatnya)?
|
| 30. |
Dan sekiranya
Kami kehendaki, tentulah Kami akan memperkenalkan mereka kepadamu (wahai
Muhammad), lalu engkau tetap mengenalinya dengan tanda-tanda (yang menjadi
sifat) mereka; dan demi sesungguhnya, engkau akan mengenali mereka dari
gaya dan tutur katanya. Dan (ingatlah kamu masing-masing), Allah mengetahui
segala yang kamu lakukan.
|
| 31. |
Dan demi
sesungguhnya! Kami tetap menguji kamu (wahai orang-orang yang mengaku beriman)
sehingga ternyata pengetahuan Kami tentang adanya orang-orang yang berjuang
dari kalangan kamu dan orang-orang yang sabar (dalam menjalankan perintah
Kami); dan (sehingga) Kami dapat mengesahkan (benar atau tidaknya) berita-berita
tentang keadaan kamu.
|
| 32. |
Sesungguhnya
orang-orang yang kafir dan menghalangi (dirinya dan orang lain) dari jalan
Allah, serta mereka memusuhi Rasul Allah setelah ternyata kepada mereka
kebenaran petunjuk (yang dibawanya), mereka tidak sekali-kali akan dapat
mendatangkan mudarat kepada Allah sedikitpun, dan (sebaliknya) Allah akan
menghampakan perbuatan dan amal-amal mereka.
|
| 33. |
Wahai orang-orang
yang beriman! Taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kepada Rasul Allah,
dan janganlah kamu batalkan amal-amal kamu!
|
| 34. |
Sesungguhnya
orang-orang yang kafir dan menghalangi (dirinya dan orang lain) dari jalan
Allah, kemudian mereka mati dengan keadaan kafirnya, maka Allah tidak sekali-kali
akan mengampunkan mereka.
|
| 35. |
(Apabila
kamu telah mengetahui bahawa orang-orang kafir itu dihampakan amalnya dan
diseksa oleh Allah) maka janganlah kamu (wahai orang-orang yang beriman)
merasa lemah dan mengajak (musuh yang menceroboh) untuk berdamai, padahal
kamulah orang-orang yang tertinggi keadaannya, lagi pula Allah bersama-sama
kamu (untuk membela kamu mencapai kemenangan), dan Ia tidak sekali-kali
akan mengurangi (pahala) amal-amal kamu.
|
| 36. |
(Ingatlah)
bahawa kehidupan dunia (yang tidak berdasarkan iman dan taqwa) hanyalah
ibarat permainan dan hiburan; dan jika kamu beriman serta bertaqwa, Allah
akan memberikan kamu pahala amal kamu, dan Ia tidak meminta kepada kamu
harta benda kamu (melainkan untuk memberikan kamu barang yang lebih baik
daripadanya). |
| 37. |
(Tabiat
kamu wahai manusia) jika Tuhan meminta kepada kamu harta benda kamu serta
mendesak kamu memberikanNya, nescaya kamu akan berlaku bakhil kedekut,
dan kebakhilan itu akan melahirkan kemarahan dan kebencian kamu.
|
| 38. |
(Ingatlah),
kamu ini adalah orang-orang yang bertabiat demikian - kamu diseru supaya
menderma dan membelanjakan sedikit dari harta benda kamu pada jalan Allah,
maka ada di antara kamu yang berlaku bakhil, padahal sesiapa yang berlaku
bakhil maka sesungguhnya ia hanyalah berlaku bakhil kepada dirinya sendiri.
Dan (ingatlah) Allah Maha kaya (tidak berhajat kepada sesuatupun), sedang
kamu semua orang-orang miskin (yang sentiasa berhajat kepadaNya dalam segala
hal). Dan jika kamu berpaling (daripada beriman, bertaqwa dan berderma)
Ia akan menggantikan kamu dengan kaum yang lain; setelah itu mereka tidak
akan berkeadaan seperti kamu.
|