|
| 26. |
Yusuf
pula berkata: "Dia lah yang memujukku berkehendakkan diriku". (Suaminya
tercengang mendengarnya) dan seorang dari keluarga perempuan itu (yang
ada bersama-sama) tampil memberi pendapatnya dengan berkata:" "Jika baju
Yusuf koyak dari depan maka benarlah tuduhan perempuan itu, dan menjadilah
Yusuf dari orang-orang yang dusta. |
| 27. |
Dan jika
bajunya koyak dari belakang, maka dustalah perempuan itu, dan Yusuf adalah
dari orang-orang yang benar".
|
| 28. |
Setelah
suaminya melihat baju Yusuf koyak dari belakang, berkatalah ia: "Sesungguhnya
ini adalah dari tipu daya kamu orang-orang perempuan; sesungguhnya tipu
daya kamu amatlah besar pengaruhnya.
|
| 29. |
Wahai Yusuf,
lupakanlah hal ini. Dan engkau (Wahai Zulaikha), mintalah ampun bagi dosamu,
sesungguhnya engkau adalah dari orang-orang yang bersalah!"
|
| 30. |
Dan (sesudah
itu) perempuan-perempuan di bandar Mesir (mencaci hal Zulaikha dengan)
berkata: Isteri Al-Aziz itu memujuk hambanya (Yusuf) berkehendakkan dirinya,
sesungguhnya cintanya (kepada Yusuf) itu sudahlah meresap ke dalam lipatan
hatinya; sesungguhnya kami memandangnya berada dalam kesesatan yang nyata."
|
| 31. |
Maka apabila
ia (Zulaikha) mendengar cacian mereka, dia pun menjemput mereka dan menyediakan
satu jamuan untuk mereka, serta memberi kepada - tiap seorang di antara
mereka sebilah pisau. Dan pada ketika itu berkatalah ia (kepada Yusuf):
"Keluarlah di hadapan mereka". Maka ketika mereka melihatnya, mereka tercengang
melihat kecantikan parasnya, dan mereka dengan tidak sedar melukakan tangan
mereka sambil berkata: "Jauhnya Allah dari kekurangan! Ini bukanlah seorang
manusia, ini tidak lain melainkan malaikat yang mulia!"
|
| 32. |
(Zulaikha)
berkata: "Inilah orangnya yang kamu tempelak aku mengenainya! Sebenarnya
aku telah memujuknya berkehendakkan dirinya tetapi ia menolak dan berpegang
teguh kepada kesuciannya; dan demi sesungguhnya kalau ia tidak mahu melakukan
apa yang aku suruh tentulah ia akan dipenjarakan, dan akan menjadi dari
orang-orang yang hina."
|
| 33. |
Yusuf (merayu
kehadrat Allah Taala dengan) berkata: "Wahai Tuhanku! Aku lebih suka kepada
penjara dari apa yang perempuan-perempuan itu ajak aku kepadanya. Dan jika
Engkau tidak menjauhkan daripadaku tipu daya mereka, mungkin aku akan cenderung
kepada mereka, dan aku menjadi dari orang-orang yang tidak mengamalkan
ilmunya".
|
| 34. |
Maka Tuhannya
memperkenankan doanya, lalu dijauhkan daripadanya tipu daya mereka; sesungguhnya
Allah jualah yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.
|
| 35. |
Kemudian
timbul fikiran bagi suami perempuan itu, serta orang-orangnya hendak memenjarakan
Yusuf sesudah mereka nampak tanda-tanda (yang menghendaki supaya Yusuf
dijauhkan) hingga ke suatu masa.
|
| 36. |
Dan masuklah
bersama-samanya ke penjara dua orang khadam raja. Salah seorang di antaranya
(bertanya kepada Yusuf dengan) berkata: "Sesungguhnya aku bermimpi melihat
diriku memerah anggur ". Dan berkata pula yang seorang lagi: "Sesungguhnya
aku bermimpi melihat diriku menjunjung roti atas kepalaku, yang sebahagiannya
dimakan oleh burung." (kemudian keduanya berkata): "Terangkanlah kepada
kami akan takbirnya. Sesungguhnya kami memandangmu: dari orang-orang yang
berbuat kebaikan (untuk umum)".
|
| 37. |
Yusuf menjawab:
"(Aku bukan sahaja dapat menerangkan takbir mimpi kamu itu, bahkan) tidak
datang kepada kamu sesuatu makanan yang diberikan kepada kamu (tiap-tiap
hari dalam penjara), melainkan aku juga dapat memberitahu kepada kamu akan
nama dan jenisnya, sebelum ia dibawa kepada kamu. Yang demikian itu ialah
sebahagian dari apa yang diajarkan kepadaku oleh Tuhanku. Dengan sebab
itu aku meninggalkan ugama kaum yang tidak beriman kepada Allah serta tidak
pula percayakan hari akhirat.
|
| 38. |
"Dan aku
menurut ugama bapa dan datuk nenekku: Ibrahim dan Ishak serta Yaakub. Tidaklah
sepatutnya kita mempersekutukan sesuatupun dengan Allah. Mentauhid - mengesakan
Allah ialah hasil dari limpah kurnia Allah kepada kita dan kepada umat
manusia. Tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.
|
| 39. |
"Wahai
sahabatku berdua yang sepenjara, memuja dan menyembah berbilang-bilang
tuhan yang bercerai-berai itukah yang lebih baik atau menyembah Allah Tuhan
Yang Maha Esa, lagi Maha Kuasa?
|
| 40. |
Apa yang
kamu sembah, yang lain dari Allah, hanyalah nama-nama yang kamu menamakannya,
kamu dan datuk nenek kamu, Allah tidak pernah menurunkan sebarang bukti
yang membenarkannya. Sebenarnya hukum (yang menentukan amal ibadat) hanyalah
bagi Allah. Ia memerintahkan supaya kamu jangan menyembah melainkan Dia.
Yang demikian itulah Ugama yang betul, tetapi kebanyakan manusia tidak
mengetahui.
|
| 41. |
"Wahai
sahabatku berdua yang sepenjara! (Takbir mimpi kamu itu ialah): adapun
salah seorang dari kamu, maka ia akan memberi minum arak kepada tuannya.
Ada pun yang seorang lagi, maka ia akan dipalang, serta burung pula akan
makan dari kepalanya. Telah selesailah (dan tetaplah berlakunya) perkara
yang kamu tanyakan itu".
|
| 42. |
Dan berkatalah
Yusuf kepada orang yang ia percaya akan terselamat di antara mereka berdua:
"Sebutkanlah perihalku kepada tuanmu". (Setelah orang itu dibebaskan dari
penjara) maka ia dilupakan oleh syaitan untuk menyebutkan (hal Yusuf) kepada
tuannya. Dengan sebab itu tinggalah Yusuf dalam penjara beberapa tahun.
|
| 43. |
Dan (pada
suatu hari) raja Mesir berkata: "Sesungguhnya aku mimpi melihat: tujuh
ekor lembu yang gemuk dimakan oleh tujuh ekor lembu yang kurus, dan aku
melihat tujuh tangkai (biji-bijian) yang hijau dan tujuh tangkai lagi yang
kering. Wahai ketua-ketua kaum (yang hadir, terangkanlah kepadaku tentang
mimpiku ini, kalau kamu orang yang pandai menafsirkan mimpi".
|
| 44. |
Mereka
menjawab: "Yang demikian itu ialah mimpi-mimpi yang bercampur aduk, dan
kami bukanlah orang-orang yang mengetahui mimpi-mimpi (yang sedemikian)
itu".
|
| 45. |
Dan (pada
saat itu) berkatalah orang yang terselamat di antara mereka yang berdua
itu, dan yang baharu mengingati (akan pesanan Yusuf) sesudah berlalu suatu
masa yang lanjut: "Aku akan memberi tahu kepada kamu tafsirannya. Oleh
itu hantarkanlah daku pergi (kepada orang yang mengetahui tafsirannya)
".
|
| 46. |
(Setelah
ia berjumpa dengan Yusuf, berkatalah ia): "Yusuf, Wahai orang yang benar
(pada segala-galanya)! tafsirkanlah kepada kami (seorang bermimpi melihat):
tujuh ekor lembu yang gemuk dimakan oleh tujuh ekor lembu yang kurus; dan
tujuh tangkai (biji-bijian) yang hijau serta tujuh tangkai lagi yang kering;
(tafsirkanlah) supaya aku kembali kepada orang-orang yang mengutusku itu,
semoga mereka dapat mengetahui tafsirannya".
|
| 47. |
Yusuf menjawab:
"Hendaklah kamu menanam bersungguh-sungguh tujuh tahun berturut-turut,
kemudian apa yang kamu ketam biarkanlah dia pada tangkai-tangkainya; kecuali
sedikit dari bahagian yang kamu jadikan untuk makan.
|
| 48. |
Kemudian
akan datang selepas tempoh itu, tujuh tahun kemaraun yang besar, yang akan
menghabiskan makanan yang kamu sediakan baginya; kecuali sedikit dari apa
yang kamu simpan (untuk dijadikan benih).
|
| 49. |
"Kemudian
akan datang pula sesudah itu tahun yang padanya orang ramai beroleh rahmat
hujan, dan padanya mereka dapat memerah (hasil anggur, zaitun dan sebagainya)".
|
| 50. |
Dan (apabila
mendengar tafsiran itu) berkatalah raja Mesir:" Bawalah dia kepadaku! "Maka
tatkata utusan raja datang kepada Yusuf (menjemputnya mengadap raja), Yusuf
berkata kepadanya: Kembalilah kepada tuanmu kemudian bertanyalah kepadanya:
"Apa halnya perempuan-perempuan yang melukakan tangan mereka ? Sesungguhnya
Tuhanku Maha Mengetahui tipu daya mereka".
|