|
| 101. |
Katakanlah
(wahai Muhammad): "Perhatikan dan fikirkanlah apa yang ada di langit dan
di bumi dari segala kejadian yang menakjubkan, yang membuktikan keesaan
Allah dan kekuasaanNya). Dalam pada itu, segala tanda dan bukti (yang menunjukkan
kekuasaan Allah), dan segala Rasul (yang menyampaikan perintah-perintah
Allah dan memberi amaran), tidak akan memberi faedah kepada orang-orang
yang tidak menaruh kepercayaan kepadanya.
|
| 102. |
Maka orang-orang
yang tersebut tidak menunggu melainkan (azab Allah) sebagaimana kejadian-kejadian
yang berlaku kepada orang-orang yang ingkar yang terdahulu daripada mereka.
Katakanlah (wahai Muhammad): "Tunggulah, sesungguhnya aku juga bersama-sama
kamu dari orang-orang yang menunggu".
|
| 103. |
Kemudian
Kami selamatkan Rasul Kami dan orang-orang yang beriman. Demikianlah juga,
sebagai kewajipan Kami, Kami selamatkan orang-orang yang beriman yang menurutmu).
|
| 104. |
Katakanlah
(wahai Muhammad): "Wahai sekalian manusia! Sekiranya kamu menaruh syak
tentang kebenaran ugamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah makhluk-makhluk
yang kamu menyembahnya yang lain dari Allah, tetapi aku hanya menyembah
Allah yang akan mematikan kamu (untuk menerima balasan); dan aku diperintahkan
supaya menjadi dari golongan yang beriman.
|
| 105. |
"Serta
(diwajibkan kepadaku): ' Hadapkanlah seluruh dirimu menuju (ke arah mengerjakan
perintah-perintah) ugama dengan betul dan ikhlas, dan janganlah engkau
menjadi dari orang-orang musyrik '."
|
| 106. |
Dan janganlah
engkau (wahai Muhammad) menyembah atau memuja yang lain dari Allah, yang
tidak dapat mendatangkan manfaat kepadamu dan juga tidak dapat mendatangkan
mudarat kepadamu. Oleh itu, sekiranya engkau mengerjakan yang demikian,
maka pada saat itu menjadilah engkau dari orang-orang yang berlaku zalim
(terhadap diri sendiri dengan perbuatan syirik itu).
|
| 107. |
Dan jika
Allah mengenakan engkau dengan sesuatu yang membahayakan, maka tiada sesiapa
pun yang akan dapat menghapuskannya melainkan Dia; dan jika Ia menghendaki
engkau beroleh sesuatu kebaikan, maka tiada sesiapapun yang akan dapat
menghalangi limpah kurniaNya. Allah melimpahkan kurniaNya itu kepada sesiapa
yang dikendakiNya dari hamba-hambaNya, dan Dia lah yang Maha Pengampun
lagi Maha Mengasihani.
|
| 108. |
Katakanlah
(wahai Muhammad): "Wahai sekalian manusia! Telah datang kepada kamu kebenaran
(Al-Quran) dari Tuhan kamu. Oleh itu sesiapa yang mendapat hidayah petunjuk
(beriman kepadanya), maka faedah hidayah petunjuk itu terpulang kepada
dirinya sendiri; dan sesiapa yang sesat (mengingkarinya) maka bahaya kesesatannya
itu tertimpa ke atas dirinya sendiri dan aku pula bukanlah menjadi wakil
yang menguruskan soal (iman atau keingkaran) kamu".
|
| 109. |
Dan turutlah
apa yang diwahyukan kepadamu serta bersabarlah (dalam perjuangan mengembangkan
Islam) sehingga Allah menghukum (di antaramu dengan golongan yang ingkar,
dan memberi kepadamu kemenangan yang telah dijanjikan), kerana Dia lah
sebaik-baik Hakim.
|